Ferdinand ke Said Didu: Padahal Dibackup Ratusan Pengacara, Nyatanya Nyali Ciut

Ferdinand Hutahaean, lahan prabowo, walhi, pilpres 2019, illegal logging
Ferdinand Hutahaean (tengah). Foto: Guruh/PojokSatu.id

Pemanggilan pemeriksaan untuk kepentingan suatu perkara, jelasnya, diatur dalam pasal 112, 119 dan 227 KUHAP.


“Maka tidak ada alasan Said Didu cari-cari alasan utk tdk hadir, krn alasan2 itu akan bernilai tindakan tidak kooperatif dan siap2 dijemput paksa,” ingatnya.

Tak hanya itu, Ferdinand juga menyindir Said Didu yang koar-koar didampingi ratusan pengacara.


“Dibuatin video meski sprt org mati. Dibuatin video menyamakan dgn pahlawan nasional,” ujarnya.

Akan tetapi, hal itu berbanding terbalik dengan kelakuan Said Didu yang ditunjukkan selama ini.

“Nyatanya, hr ini takut datang ke Bareskrim, nyali ciut hadapi penyidik, merasa istimewa di republik. Jemput paksalah..!” tegasnya.

Sementara, Humas tim hukum Said Didu, Damai Hari Lubis menyatakan kliennya tak bisa memenuhi panggilan penyidik.

Sebagai gantinya, pihaknya mengirimkan surat agar penyidik melakukan pemeriksaan di rumah Said Didu saja.

“Kami minta kerja sama penyidik Polri yang ke rumah klien kami karena anggota polisi memiliki hak sebagai penegak hukum dan pelayan publik untuk memeriksa ke rumah, sehubungan adanya pandemi COVID-19 dan PSBB,” kata Damai, di Bareskrim Polri, Senin (11/5/2020).

Damai berkilah, kliennya dan jajaran pengacaranya harus tetap mematuhi penerapan PSBB untuk mencegah penularan corona.