Mutasi 271 Pamen dan Pati, Tiga Gerbong Besar Bergerak

Polisi culik wna
Ilustrasi

POJOKSATU.id, JAKARTA- Ketua Presidium Ind Police Watch Neta S Pane mengatakan mutasi besar- besaran di tubuh Polri merupaka hal yang fenomena.

Namun IPW melihat dalam mutasi ini ada tiga gerbong besar yang bergerak, yakni naiknya orangnya Jokowi menjadi Kapolda Jateng seperti Brigjen Ahmad Luthfi akan menggantikan Irjen Pol Rycko Amelza sebagai Kapolda Jawa Tengah. Sementara Rycko diangkat jadi Kabaintelkam Polri.

“Naiknya orangnya Jokowi menjadi Kapolda Jateng ini cukup fenomenal bagi dinamika Polri apalagi yang bersangkutan bukan alumni akedemi kepolisian,” kata Neta dalam keterangan tertulisanya, Jumat (1/5).

Neta menilai, jika melihat karir Brigjen Ahmad Luthfi sepertinya yang bersangkutan sedang dipersiapkan Jokowi untuk menjadi calon Kapolri ke depan.


“Luthfi pernah menjadi panitia pengamanan pernikahan putri Jokowi di Solo, bisa jadi akan dipersiapkan menggantikan Idham Azis,” ungkapnya.

Karena itu IPW hanya mengingatkan mutasi ini harus bisa menjadikan polri benar- benar promoter, karena tantangan polri ke depan cukup berat.

“Kedepan Polri tidak sekadar menghadapi tingkah pola para kriminal tapi ancaman konflik sosial sebagai dampak pademi Covid -19, ini patut dicermati,” tandas Neta.

Sebelumnya Kapolri Jendral Idham Aziz kembali melakukan mutasi besar- besaran, sebanyak 271 perwira tinggi dan perwira menengah bakal menempati jabatan baru.

Mutasi itu tertuang dalam telegram dalam TR bernomor ST / 1377 / V / KEP /2020, Jumat (1/5/2020).

(fir/pojoksatu)