Pemerintahan Jokowi Datangkan 500 TKA, Politisi PKS Gak Habis Pikir: Ini Sontoloyo

Politisi PKS Ansory Siregar. Foto net
Politisi PKS Ansory Siregar. Foto net

POJOKSATU.id, JAKARTA – Rencana pemerintah mendatangkan 500 TKA asal China ditentang banyak pihak, tak terkecuali DPRD, Pemprov dan masyarakat setempat.

TKA China itu rencananya bekerja di perusahaan pemurnian (smelter) PT VDNI di Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Penolakan atas rencana itu pun berdatangan. Mulai dari DPRD, Pemprov, serta masyarakat Sultra.

Bahkan, tak sedikit politisi Senayan yang juga ikut melantangkan penolakan.


Kali ini, penolakan juga datang dari Wakil Ketua Komisi IX DPR Ansory Siregar.

Ansory mengaku, dirinya tidak habis pikir dengan kebijakan rezim Presiden Jokowi yang mengizinkan masuknya 500 TKA China lagi.

Hal yang menjadi persoalan mendasar adalah, kebijakan ini dilakukan di saat yang sangat tidak tepat.

Yakni saat jutaan buruh pribumi terkena PHK imbas dari wabah corona atau Covid-19.

“Di tengah-tengah buruh pribumi kena PHK oleh perusahaan-perusahaan yang jumlahnya sudah jutaan buruh, masuk 500 TKA China. Ini adalah sontoloyo,” tegasnya kepada JPNN.com, Jumat (1/5/2020).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyatakan, Komisi IX DPR sedang mencari jalan keluar agar tidak terjadi PHK besar-besaran di perusahaan dalam negeri.

Namun sekarang muncul berita 500 TKA China bersiap masuk ke Indonesia lagi.