PKS: Sama Rakyat Sendiri Berani, Sama TKA China Keok

Politisi PKS Nasir Djamil
Politisi PKS Nasir Djamil

POJOKSATU.id, JAKARTA – Rencana pemerintah mendatangkan 500 TKA asal China ditentang banyak pihak, tak terkecuali DPRD, Pemprov dan masyarakat setempat.

TKA China itu rencananya bekerja di perusahaan pemurnian (smelter) PT VDNI di Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Penolakan atas rencana itu pun berdatangan. Mulai dari DPRD, Pemprov, serta masyarakat Sultra.

Bahkan, Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh lantang mengancam memimpin langsung akhis unjuk rasa penolakan bersama warga.


Kedatangan ratusan TKA China ini disebut pemerintah telah menukar keselamatan rakyatnya sendiri dengan warganegara asing. Terlebih mereka dari China.

Demikian disampaikan anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) M. Nasir Djamil.

Kondisi itu berbanding terbalik dengan larangan tegas pemerintah yang melarang masyarakat mudik di tengah wabah corona atau Covid-19.

Sementara kepada TKA yang berasal dari sumber virus corona malah diperbolehkan datang.

“Sama rakyat sendiri berani bilang jangan mudik bahkan sampai distop dan disuruh balik. Sama TKA China kok pemrintah ini keder alias takut,” ujar Nasir kepada RMOL, Kamis (30/4/2020).