Wanita Positif Corona Malah Pulang Cium Tangan Orang Tua

Virus corona. Ilustrasi. Foto : pixabay
Ilustrasi : Virus corona. Foto : pixabay

POJOKSATU.id, MALANG – Seorang wanita di Malang sungkeman kepada orang tuanya. Padahal, dia positif tertular virus Corona atau Covid-19.


Wanita tersebut berinisial SR (54), warga Randuagung, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

“Pada saat pasien sudah mengetahui hasil swab test dirinya positif Covid-19, dia justru mendatangi orang tuanya untuk sungkem kemudian pulang kembali ke rumahnya,” ucap Kapolsek Singosari AKP Farid Fathoni, Jumat (24/4).

Perempuan paruh baya itu diduga terpapar virus corona dari suaminya yang telah meninggal tiga minggu lalu.


“SR sebelumnya sudah masuk daftar PDP (Pasien Dalam Pengawasan) Kecamatan Singosari. Dia diduga terpapar dari suaminya yang meninggal karena sesak nafas dengan gejala klinis Covid-19,” katanya.

Farid menjelaskan, SR adalah seorang ibu rumah tangga yang diagnosa awal mengalami sesak nafas. Karena tak kunjung sembuh, SR lantas memeriksakan diri ke Rumah Sakit Lawang Medika. Karena belum ada kemajuan, SR pun dirujuk ke RSSA Malang.

“Setelah dirawat selama 10 hari sekaligus dilakukan tes swab di RSSA (hasil swab belum keluar), SR sudah diperbolehkan pulang dan isolasi mandiri di rumah. Baru pada hari Kamis (23/4), hasil tes swab diumumkan. Ternyata, pasien dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19,” ujar Farid.

Lebih lanjut, pria yang pernah menjabat Kasubbag Humas Polres Malang itu mengatakan, saat ini beberapa keluarga pasien juga diisolasi. Pasalnya, mereka punya riwayat kontak erat dengan pasien.

“Seluruh anggota keluarga yang kontak dengan pasien kini melakukan isolasi secara mandiri,” kata Farid.

Anggota keluarga pasien, jelas Farid, terdiri dari dua anak pasien, menantu, dan cucu.

Orang tua SR yang berusia 80 tahun dan tinggal bersama 4 orang lainnya di rumahnya juga harus diisolasi. Sebab, SR sempat cium tangan orang tuanya.

Farid mengatakan, Polsek Singosari melakukan koordinasi dengan Muspika Singosari. Tujuannya, menghindarkan kepanikan di masyarakat terkait adanya pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di lingkungan tersebut.

Puskesmas Singosari pun oleh Dinkes Kabupaten Malang juga disiagakan guna melaksanakan rapid test kepada semua orang yang pernah kontak dengan pasien.

Puskesmas juga diberi tugas tambahan untuk melakukan pembatasan aktivitas kepada keluarga pasien selama 14 hari ke depan.

(radarmalang/pojoksatu)