Pengelola Toko dan Makanan di Bandara Halim Menjerit, Pihak Angkasa Pura Tutup Telinga

penampakan tenan tutup di bandara halim perdana kusuma

POJOKSATU.id, JAKARTA- Imbas COVID-19 semakin membuat beberapa pihak kesulitan, hal itu juga dialami oleh para pengelola toko dan restoran di Bandara Halim Perdana Kusuma, Makasar, Jakarta Timur,.


Sayangnya, meski mereka harus menutup usahanya  namun biaya sewa tenan harus tetap berjalan, bahkan tidak ada kompensasi pemotongan sewa dari pihak Angkasa Pura 2.

Seperti yang disampaikan supervisor sebuah tenan berinisial JC yang mengaku langkah yang diberlakukan pengelola membuatnya kebingungan.

“Jujur kami kecewa dengan sikap pengelola Angkasa Pura 2, karena kebijakan bayar sewa yang diterapkan memberatkan kami, apalagi dari kami sudah banyak yang tak membuka toko,” katanya, Rabu (22/4).


Menurut JC, meski tengah pandemi yang membuat aktivitas tak seperti biasanya, namun biaya sewa tenan pada April ini sama sekali tak diberikan kompensasi.

Imbasnya, kondisi pengunjung yang ada pun semakin parah dan bahkan sama sekali tak ada. “Pengunjung di bandara setiap hari semakin sepi, malah kadang nggak laku sama sekali,” ujarnya.

Masalah lain, kata JC, karena selain membayar sewa, mereka juga diharuskan membayarkan bagi hasil sebanyak 13 persen sampai 15 persen dari pendapatan perbulan.

Memang awalnya pada bulan April lalu Angkasa Pura 2 memberikan keringanan, dimana pengusaha tidak perlu membayar konsesi, namun biaya sewa tetap dibayarkan secara full.

“Cuma kan biaya sewa yang harus dibayarkan Rp50-80 juta, bagaimana cara bayarnya,” tambah JC.

Lebih lanjut JC Menuturkan, sudah banyak tenan yang sudah tutup sebenarnya.

Dari 80 tenan, saat ini hanya terdapat 30 tenan yang membuka usahanya meski tak ada yang pengunjung yang membeli.

“Kami sudah mengirimkan surat permohanan peringanan biaya sewa kepada pengelola, tanggal 16 Maret kemarin. Namun belum ada jawaban sampai sekarang,” ujarnya.

Atas kondisi yang terjadi saat ini, JC berhadap pengelola memberikan keringanan di saat pandemi.

(dhe/pojoksatu)