Wahyu Setiawan Habiskan Rp40 Juta Karaokean Bareng Politisi PDIP, Ferdinand Hutahaean: Saya Tahu Pesan Apa Saja

Ketua Divisi Hukum dan HAM DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean
Ketua Divisi Hukum dan HAM DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean

POJOKSATU.id, JAKARTA – Persidangan kader PDIP Saeful Bahri atas kasus suap yang melibatkan eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan Harun Masiku menguak fakta baru.

Dalam persidangan yang menghadirkan orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina, sebagai saksi disebutkan bahwa Wahyu Setiawan pernah meminta uang sebesar Rp50 juta.

Sebesar Rp40 juta dari uang itu disebut dipakai untuk menggantikan uang yang sempat digunakan berkaraoke bersama sejumlah politisi PDIP.

Salah satunya adalah Wakil Ketua Komisi II DPR, Arief Wibowo.


“Pada 8 Januari 2020, Wahyu minta ditransfer Rp 50 juta,” kata Agustiani Tio, Kamis (9/3/2020).

Fakta itu diakui oleh Wahyu Setiawan yang juga menjadi saksi kedua dalam persidangan tersebut.

“Uang itu untuk memfasilitasi pertemuan dengan Donny, Saiful, Arief Wibowo dan Slamet, teman saya dari Semarang. Saya tidak ingat lokasinya karena lokasi pertemuan dipandu oleh Donny,” ungkap Wahyu.

Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, mengaku tak heran dengan ulah eks komisioner KPU dan politisi partai penguasa itu.

“Wahhh kalau bill nya sampe 40 juta, sy kira2 tau apa saja yang dipesan dan dinikmati,” ujar Ferdinand dengan tertawa, Jumat (10/3/2020), melalui akun Twitternya.

Kasus suap KPU dan PDIP ini memang masih menyisakan persoalan lantaran Harun Masiku masih belum ditemukan keberadaannya. Skandal suap ini sempat menyeret nama elite partai pimpinan Megawati Soekarnoputri yakni Sekjen partai Hasto Kristiyanto.

(sta/pojoksatu)