Gara-Gara Teledor, Menkes Terawan dan Menpar Wishnutama Suruh Dipecat, Covid-19 Merajalela Kemana-mana


POJOKSATU.id, JAKARTA – Penyebaran virus corona memang sudah tidak bisa dikendalikan kecuali dilakukan upaya-upaya massif dari rakyat Indonesia.

Langkah negara pun dinilai teledor pada awalnya sehingga covid-19 seolah diberi akses masuk lebih luas sehingga tindakan preventif tidak keburu dilakukan.

Sekjen Prodem, Satyo Purwanto menilai keteledoran jurus tersebut diakibatkan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio yang tidak mampu memberikan masukan yang baik kepada Presiden Jokowi.

“Ini keteledoran menteri-menteri Jokowi, khususnya Menkes dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mestinya menteri-menteri ini harusnya sudah dipecat Jokowi,” ujar Satyo.

Kebijakan yang diambil pemerintahan Presiden Joko Widodo dianggap salah kaprah dalam merespons Covid-19.

Jurus yang diambil seolah justru mempersilakan virus mematikan asal Wuhan, China itu masuk ke tanah air.

Adapun Jurus yang dimaksud adalah kebijakan pemerintah memberikan insentif kepada wisatawan dengan cara memberikan diskon tarif pesawat.

Kebijakan ini diambil saat negara lain secara hampir serentak menutup keran wisatawan dari mancanegera karena khawatir Covid-19 masuk.

Jurus teledor tersebut berasal dari pembantu Presiden Jokowi di pemerintahan.

“Ini karena faktor pembantunya teledor dalam melakukan tindakan preventif,” ucapnya.

Seharusnya, sejak bulan Februari lalu, Indonesia sudah ikut menutup pintu masuk dari luar negeri.

Termasuk mulai melakukan tes dan karantina bagi orang yang masuk tanah air melalui bandara dan pelabuhan Internasional.

“Bukan malah memberi diskon tiket pesawat dan hotel,” cetus Satyo Purwanto.

(sta/rmol/pojoksatu)

Berita Terkini

Donald-Trump

Perang Twitter

Twitter akan melawan dekrit presiden itu. Termasuk lewat pengadilan. Demikian juga Facebook dan YouTube.