Pemerintah Terapkan Darurat Sipil, Novel PA 212: Padahal Darurat Kepemimpinan, Pemerintahan Gagal

Presiden Jokowi memimpin rapat terbatas melalui daring, Selasa (24/3/2020). Foto Setkab
Presiden Jokowi memimpin rapat terbatas melalui daring, Selasa (24/3/2020). Foto Setkab

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ketua Media Center Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Novel Bamukmin menilai penerapan darurat sipil menghadapi COVID-19 adalah kebijakan salah.


Kebijakan di tengah wabah COVID-19, berarti secara perlahan rakyat ditindas melalui kebijakan darurat sipil tersebut.

Demikian disampaikan Novel Bamukmin kepada PojokSatu.id melalui sambungan telepon, Selasa (31/3/2020).

Harusnya, kata Novel, pemerintah fokus dalam memberikan jaminan kesehatan dari ancaman wabah virus asal Kota Wuhan itu.


“Jelas pemerintah mengambil kesempatan ini diduga untuk menindas rakyatnya dengan perlakuan darurat sipil,” yakin dia.

Sebaliknya, darurat sipil itu harusnya diganti dengan kebijakan darurat kepemimpinan yang telah gagal mensejahterakan rakyatnya.

“Padahal yang darurat adalah kepemimpinan yang telah gagal mensejahterakan rakyatnya,” ujarnya.

Novel mengingatkan bahwa yang dihadapi saat ini adalah perang melawan persebaran virus asal Kota Wuhan itu.

“Ini kita lagi perang lawan wabah pak! Jangan rakyat yang diperangi,” tegas anak buah Habib Rizieq Shihab ini.

Browser anti blokir Kojop bisa diunduh di PlayStore, klik bit.ly/kojop