Ada Kelompok Gereja Abaikan Seruan Social Distancing, PGI Kecewa: Tapi Kami Tak Bisa Menegur

Tuduhan konspirasi Corona
Ilustrasi wabah Corona

POJOKSATU.id, JAKARTA – Imbauan pemerintah soal social distancing atau pembatasan interaksi sosial di tengah wabah corona ternyata tak begitu saja dipatuhi.


Bahkan masih ada kelompok masyarakat yang tak menghiraukan bahkan tetap melaksanakan aktivitas perkumpulan massa.

Majelis GPdi (Gereja Pantekosta di Indonesia) Menganti disebut tetap melakukan ibadah kebaktian padahal sudah diimbau oleh PGI untuk menghentikan.

“Saya sangat menyesalkan masih ada yang tidak menghiraukan ajakan untuk social distancing atau pembatasan sosial ini,” ujar Ketua Umum PGI, Pendeta Gomar Gultom, Minggu (22/3/2020).


Meski begitu, PGI mengaku tidak memiliki wewenang lebih jauh terkait adanya pengabaian dari sekelompok jemaatnya itu selain dari memberikan imbauan dan ajakan.

“PGI tidak memiliki otoritas untuk menegur. Kami hanya bisa mengimbau dan mengingatkan saja,” ungkapnya.

Gomar mengatakan ibadat yang hakiki adalah bagaimana memberikan keselamatan bagi orang lain, bukan untuk kebahagiaan dan kepentingan pribadi semata.

Ibadah yang sejati adalah ibadah yang membawa berkat bagi masyarakat banyak, bukan untuk memuaskan kedahagaan pribadi,” ujar Gomar.

(sta/pojoksatu)