Indonesia Perjuangkan Nasib Jamaah Umrah yang Sudah Dapat Visa

Jutaan jamaah mengelilingi Kabah yang berada di Masjid Haram
Jutaan jamaah mengelilingi Kabah yang berada di Masjid Haram

POJOKSATU.id, JAKARTA РKeduataan Besar (Kedubes) Republik Indonesia  di Riyad menyatakan sudah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi terkait larangan ibadah umrah.

Kedubes RI juga mendiskusikan masalah nasib jamaah umroh asal Indonesia yang sudah terlanjur berada di wilayah Arab Saudi.

Kedubes RI dalam tertulisnya menyatakan, Duta Besar RI, Agus Maftuh Abegebriel saat ini sedang melakukan pendekatan ke pemerintah Kerajaan Arab Saudi agar jamaah umroh Indonesia yang sudah mengantongi visa umroh diizinkan masuk ke wilayah Arab Saudi, dengan pertimbangan Indonesia tidak termasuk dalam negara yang terkonfirmasi terkena wabah virus Corona (COVID-19).

Berdasarkan komunikasi Dubes RI dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr. Mohammed Saleh Benten diperoleh informasi bahwa Kementerian Haji dan Umroh sudah resmi menghentikan visa umrah untuk sementara.

“Dubes RI juga sedang perjuangkan nasib calon jamaah umroh yang sudah mendapatkan visa,” katanya.

Kedubes RI menyampaikan, KBRI Riyadh menghimbau seluruh WNI di Arab Saudi untuk selalu menjaga kesehatan dan melakukan langkah pencegahan.

Langkah pencegahan yang dimaksud yakni selalu rutin mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, menghindari sentuhan langsung dgn hewan (hidup atau mati), tidak mengunjungi pasar hewan.

“Bagi yang sedang menderita gejala sesak napas untuk tetap berada di rumah serta menutup mulut dan hidungnya dengan masker apabila batuk atau bersin,” pungkasnya.

(one/pojoksatu)