Ade Muhammad Riset Problem Keamanan Nasional, Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cum Laude di ITB

Ade Muhammad (tenga) raih gelar doktor di ITB
Ade Muhammad (tenga) raih gelar doktor di ITB

POJOKSATU.id, BANDUNG – Analis pertahanan dan keamanan, Ade Muhammad, dikukuhkan menjadi doktoral dengan predikat ‘cum laude’ di Institut Teknologi Bandung (ITB), Kamis (27/2/2020).

Dalam sidang doktoral, Ade Muhammad berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “System of Diagnostic Systems (SODS) and its application to the Cohesiveness of Indonesian National Security”.

Sidang dipimpin oleh Prof Sudrajati Ratnaningtyas, kemudian team penguji yang Pri Hermawan, Yunieta Anny Nainggolan dan pengamat militer nasional, Conni Rahakundini Bakrie.

Ade Muhammad, dalam disertasinya berusaha untuk memecahkan masalah pelik yang sangat merongrong kohesivitas keamanan nasional Indonesia.

Terganggunya kohesivitas ini kemudian berimplikasi pada kesiapan dan kesiagaan keamanan nasional pada ancaman, semisal rentannya pada serangan terorisme.

Masalah kohesivitas keamanan nasional ini belum pernah bisa diselesaikan secara optimum, meskipun pihak TNI dan Polri telah melaksanakan berbagai strategi untuk menyelesaikan dan mencegahnya terjadi di masa depan.

Dalam catatan riset, setidaknya 52 insiden, yang membawa korban jiwa 6 nyawa orang, dengan 28 luka parah/ringan pada periode 1998-2019.

Untuk itu, Ade Muhammad, melakukan riset pada kerangka kerja yang bisa merangkul dan memahami kerumitan masalah, bukan melakukan simplifikasi dari masalah yang rumit.

Pada riset ini, dilakukan penggabungan yang dianggap sangat berani, dari dua mazhab keilmuan yaitu mazhab strategi yang dipimpin oleh Mintzberg dan mazhab sistem yang dipimpin oleh Jackson.

Kedua mazhab ini kemudian difusikan sehingga saling melengkapi dan menghasilkan sebuah kerangka kerja yang sangat muktahir yaitu System of Diagnostic Systems (SODS).

SODS adalah kerangka kerja yang mampu melakukan diagnostik masalah yang pelik, melakukan identifikasi tingkat kerumitan masalah dan secara langsung mampu memberikan strategi yang tepat dengan alat ilmiah yang cocok untuk penyelesaian masalah.

SODS ini kemudian digunakan untuk memeriksa dan memberikan strategi solusi dan alat ilmiah yang tepat bagi masalah kohesivitas dalam keamanan nasional Indonesia.

Terungkap dalam riset ini, strategi yang tepat adalah melaksanakan Strategi Kebudayaan dengan menggunakan Soft System Metodology.

Sebagai hasilnya, SODS dan aplikasinya untuk solusi masalah kohesivitas keamanan nasional Indonesia telah mendapatkan pengakuan internasional dari dua jurnal bergengsi.

Kerangka kerja SODS juga bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan problem-problem rumit pada bidang lainnya, seperti bidang bisnis, politik dan sosial.

Saat ini, Ade Muhammad dipercaya sebagai tenaga ahli Fraksi Partai Nasdem yang berkonsentrasi pada analisis pertahanan dan keamanan pada Komisi I DPR RI sejak 2019.

Pada periode sebelumnya (2014-2019) dia dipercaya sebagai kepala tenaga ahli Prananda Surya Paloh, putra Ketua Umum Partai Nasdem Surya Dharma Paloh yang juga pemilik jaringan media, Media group.

Ade Muhammad menyelesaikan pendidikan S1 sebagai sarjana teknik Aeronautika di Sekolah Tinggi Teknologi Dirgantara (sekarang Universitas Suryadarma). Kemudian pada 1998, ia meraih gelar magister (S2) Pertahanan dari Program Magister Studi Pertahanan. Selanjutnya menyabet The Best thesis SAPPK ITB 2010 dan lulus dengan predikat cum laude.

(pojoksatu)

Berita Terkini