Pilih Wagub DKI, PAN Ingin Voting Dilakukan Terbuka, tapi Akhirnya Rela dan Mengalah Tertutup

Zita Anjani/Rmol
Zita Anjani/Rmol

POJOKSATU.id, JAKARTA – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD DKI menolak pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta digelar secara tertutup.


Politisi PAN Zita Anjani menilai bahwa partainya menghendaki agar forum pemilihan tersebut berlangsung secara terbuka.

“Semakin terbuka, semakin baik. Supaya nggak ada asumsi-asumsi negatif dari publik,” ujar wakil ketua DPRD DKI itu, Senin (24/2).

Kendati demikian, bagi Zita keputusan voting tertutup yang telah dihasilkan melalui Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) DPRD DKI sebelumnya (18/2) sudah sesuai dengan aturan yang ada. Sebab keputusan itu merupakan hasil dari mufakat.

“Ini proses sudah berjalan dengan benar, disepakati oleh semua. Apapun itu hasilnya entar voting terbuka atau voting tertutup, jangan lupa, intinya voting, cuma mekanismenya beda,” tegasnya.

Zita Anjani menekankan pada pentingnya sesi tanya jawab yang dijadikan sebagai media fit and proper test pada saat paripurna pemilihan mendatang.

“Itu kan yang kita nanti-nantikan semuanya,” tandasnya.

(sta/rmol/pojoksatu)

loading...

Berita Terkini