Disangka Korban Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi, Natasya Ternyata Ada di Rumah

Puluhan anak Pramuka SMPN 1 Turi Sleman selamat dari tragedi susur sungai

POJOKSATU.id, SLEMAN – Natasya Intan sempat masuk dalam daftar korban tragedi susur Sungai Sempor yang menewaskan 7 anak pramuka dari SMPN 1 Turi Sleman.


Setelah dicek, ternyata Natasya tidak ikut kegiatan pramuka susur Sungai Sempor.

“Sempat ada nama Natasya Intan warga Tritis Ngandong. Tapi ternyata setelah dicek ada di rumah. Dia tidak ikut kegiatan susur sungai,” ujar Komandan Kompi Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda DIY, seperti dilansir Radar Jogja.

Tragedi susur Sungai Sempor menewaskan 7 siswa SMPN 1 Turi Sleman. Tiga siswa belum ditemukan.


Korban meninggal yakni Nur Azizah, Latifa Zulfa, Sofia Aulia, Arisna Rahmawati, Khoirun Nissa dan Evita Putri Larasati.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat total korban tragedi susur sungai sebanyak 249 siswa.

Sebanyak 216 siswa selamat, 23 siswa luka-luka, 7 siswa meninggal dan 3 siswa belum ditemukan. Semua korban merupakan pelajar SMPN 1 Turi Sleman.

BPBD DIY bersama tim SAR Gabungan melanjutkan operasi pencarian korban yang belum ditemukan pagi ini, Sabtu (22/02/2020).

“Dimulai pkl 07.00 WIB. Dengan fokus penyisiran sungai dari TKP – Hotel Gajah, dengan jarak 25,19 KM dibagi dalam 4 seksi lokasi pencarian,” kata BPBD DIY di akun Twitter resminya, Sabtu (22/2).

(one/pojoksatu)