Emak Emak Nangis Bombai Kena Proyek Kereta Cepat, “Kalaparan Pak, Kalaparan Anak Incu”

Emak emak nangis tuntut ganti rugi lokasi proyek Kereta Cepat

POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Video emak emak nangis bombai di lokasi proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) viral di media sosial.

Emak emak tersebut merupakan warga Putat, Desa Sirnamanah, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Ia bersama warga lainnya melakukan aksi demonstrasi di lokasi pengurugan tanah proyek kereta cepat di Kampung Curug, Selasa (18/2/2020) sore.

Mereka protes lantaran pelaksana proyek kereta cepat belum memberikan ganti rugi. Padahal, ladang mereka tergerus proyek dan gagal panen.


Akibat gagal panen, warga mengaku kelaparan. Mereka mendesak agar pelaksana proyek segera membayarkan ganti rugi.

“Hayang dibayar, kalaparan pak, kalaparan anak incu, timana daharna? (Ingin dibayarkan segera, kelaparan pak, kelaparan anak cucu, dimana makannya),” ucap emak-emak bernama Atini (50) sambil menangis.

Ia menyebutkan bahwa dia dan keluarganya kelaparan karena mata pencaharian satu-satunya, yakni pertanian justru tertimbun oleh urugan tanah proyek kereta cepat.

Dia mengaku sudah 3 kali mengikuti pertemuan dengan pemerintah dan pelaksana proyek kereta cepat, tapi hingga kini belum mendapatkan ganti rugi.

Menyikapi hal itu, mantan Bupati Purwakarta dua periode, Dedi Mulyadi langsung menemui warga tersebut.

Anggota DPR RI itu memberikan bantuan beras untuk kebutuhan satu bulan ke depan.

“Si Emak sudah bisa tersenyum. Kemarin, dia menangis histeris karena sawahnya terkubur oleh tanah buangan dari proyek kereta cepat,” kata Dedi di akun Instagramnya, Jumat (21/2/2020).

“Sekarang, kebutuhan beras dan penganan lainnya sudah terpenuhi. Saya meminta pihak perusahaan yang mengerjakan proyek ini cepat memproses kompensasi untuk warga,” tambahnya.

Ketua DPD Golkar Jawa Barat itu meminta agar pelaksana proyek Keret Cepat segera memberikan ganti rugi kepada warga yang sedang kesulitan.

“Mereka tidak boleh dibiarkan lama menunggu karena menunggu itu pekerjaan yang sangat menjemukan,” tandas Dedi.

Berikut ini video emak emak nangis di lokasi proyek Kereta Cepat Indonesia China di Purwakarta:

(one/pojoksatu)