12 Jenazah Penumpang Helikopter TNI Dievakuasi dari Papua

Jenazah penumpang helikopter TNI AD dievakuasi dari Papua
Jenazah penumpang helikopter TNI AD dievakuasi dari Papua

POJOKSATU.id, PAPUA – Helikopter MI 17 milik Penerbang TNI Angkatan Darat (Penerbad) jatuh di pegunungan Mandalan, Distrik Oskop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Tim evakuasi telah berhasil mencapai lokasi jatuhnya helikopter Penerbad dengan nomor registrasi HA 5138 pada Jumat (14/2) pukul 12.30 WIT.

Sebanyak 12 jenazah penumpang helikopter MI-17 telah dievakuasi oleh Pasukan 1 Satuan Setingkat Pleton (SST) yang beranggotakan sekitar
30-50 orang.

Perjalanan ke lokasi harus ditempuh dengan berjalan kaki. Sebab, medan yang dilalui sangat terjal. Petugas evakuasi harus menyusuri pegunungan hingga ketinggian 11 ribu feet sebelum menemukan lokasi pesawat jatuh.

Danrem 172/PVY, Kolonel Infanteri Binsar Sianipar selaku Koordinator Evakuasi menceritakan timnya sampai di lokasi setelah berjalan mendaki kurang lebih 5 jam dari base camp yang mereka dirikan pada Kamis (13/2).

Sebagaimana diketahui, tim evakuasi sebelumnya diangkut menggunakan heli angkut personel dan diturunkan dengan tali ke titik base camp.

“Tim juga telah berhasil menemukan kedua belas jenazah korban, yang seluruhnya berada di sekitar lokasi kepingan body pesawat” kata Binsar kepada wartawan, Jumat (14/2/2020).

Binsar mengatakan 9 jenazah teridentifikasi dari pakaian dan atribut yang mereka kenakan.

“Sedangkan tiga jenazah lagi masih diperlukan proses identifikasi lebih lanjut,” sambung dia.

Binsar menjelaskan seluruh jenazah akan diserahkan ke tim forensik untuk diperiksa secara detil, setelah berhasil dievakuasi.

Mengingat kondisi cuaca dan medan yang ekstrem, lanjutnya, tim belum bisa mengevakuasi jenazah korban Jumat (14/2) sore.

Sebelumnya, pencarian Helikopter MI 17 Penerbad Nomor Register HA 5138 milik TNI AD yang hilang di Papua sejak Juni 2019 dinyatakan berakhir.

Bangkai pesawat nahas tersebut akhirnya ditemukan di salah satu tebing di Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab mengkonfirmasi hal ini setelah dia melakukan penerbangan ke lokasi.

Dia didampingi oleh Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang, Constan Oktemka dan Danrem 172/PWY, Kol. Inf Binsar Sianipar. Lokasi puing-puing heli ini ditemukan Senin (10/2) sekitar pukul 09.00 WIT.

“Betul, tadi saya melihat langsung lokasi puing dari ketinggian 12.500 feet,” kata Herman.

(one/pojoksatu)

loading...

Berita Terkini