Tri Rismaharini Marah Zikria Dzatil Sebut Dirinya Kodok, “Saya Tidak Ingin Orangtua Saya Direndahkan”

Konferensi pers Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terkait kasus penghinaan yang dilakukan warga Bogor, Zikria Dzatil. Foto RMOLJatim
Konferensi pers Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terkait kasus penghinaan yang dilakukan warga Bogor, Zikria Dzatil. Foto RMOLJatim

Sebelumnya, dari balik jeruji besi, Zikria Dzatil menuliskan surat yang ditujukan untuk Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Selasa (5/2).

Dalam surat terbuka itu, Zikria menyampaikan permohonan maaf kepada Risma dan masyarakat Surabaya.

Berikut isi surat terbuka Zikria Dzatil:

Kepada Ibunda Risma


Saya yang bernama Zikria binti Moh. Sani dengan ini saya dengan sepenuh hati saya tuk meminta maaf yang teramat kepada Bunda Risma.

Saya akui kesalahan atas kekhilafan saya Bun. Karena kesalahan saya yang terlalu berlebihan kepada segilintir orang di dunia dumay yang telah memicu permasalahan ini.

Saya tidak pernah mengerti dan tahu efek dari semua ini banyak membuat keresahan orang-orang banyak dan masyarakat Surabaya.

Sekali lagi saya memohon kepada Bunda Risma bukakan pintu maaf bunda untuk saya bunda.

Mohon maaf Bunda Risma atas kesalahan saya.

Untuk diketahui, Zikria Dzatil mengunggah kalimat hinaan kepada Risma melalui akun media sosialnya.

“Anjirrrrr…. Asli ngakak abis…nemu nih foto sang legendaris kodok betina,” demikian bunyi dalam unggahan dimaksud.

Sebelumnya, di hadapan wartawan, Dzikria menyampaikan permintaan maaf kepada Tri Rismaharini. Ia juga menyesal dan sama sekali tak berniat menghina Risma.

“Saya sangat menyesali apa yang telah saya lakukan. Karena pada dasarnya saya tidak punya niat untuk menghina Bunda Risma,” katanya sembari menangis tersedu-sedu.

Zikria juga menyatakan bahwa tindakannya itu disebabkan media sosial.

“Hanya karena dunia mayalah yang membuat saya terpicu,” katanya.