Teka-Teki Pelapor Penghina Walikota Surabaya Terungkap, Kodok Betina Jadi Alasan Tri Rismaharini

POJOKSATU.id, JATIM- Publik bertanya siapa yang melaporkan Zikria Dzatil sebagai penghina Walikota Surabaya Tri Rismaharini ke Polisi (Polrestabes Surabaya), teka-tekinya terungkap sudah.

Yang melaporkan warga Bogor, Jawa Barat, itu tak lain Walikota Surabaya sendiri yang biasa disapa Risma tersebut.

Walikota yang belakangan kotanya dilanada banjir mengaku punya beberapa alasan sehingga melaporkan Zikria Dzatil ke Polrestabes Surabaya.

“Alasan saya melaporkan, yang pertama karena terus terang yaitu pribadi saya. Kalau saya kodok nanti orang tua saya kodok. Saya tidak ingin orang tua saya direndahkan,” kata Risma  di rumah dinas, Jalan Sedap Malam, Rabu (5/2).


Yang kedua, lanjut Risma, karena ada desakan dari warga Kota Surabaya.

“Akhirnya saya laporkan pribadi. Dan saya diperiksa pribadi. Jadi bukan atas nama siapapun, tapi saya tanda tangan pribadi,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, akun media sosial atas nama Zikria Dzatil diduga menghina Walikota Surabaya Tri Rismaharini telah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya.

Dalam bukti tangkapan layar atau screenshoot, akun tersebut diduga telah dua kali mengunggah foto Risma dengan kalimat hinaan.

“Anjirrrrr…. Asli ngakak abis…nemu nih foto sang legendaris kodok betina,” salah satu postingan akun tersebut, yang diduga menghina Risma.

Atas keresahan dan desakan dari masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Bagian Hukum, akhirnya melaporkan akun Facebook Zikria Dzatil kepada kepolisian, dengan dugaan telah menghina Walikota Surabaya Tri Rismaharini di media sosial.

Secara resmi laporan itu disampaikan kepada pihak kepolisian pada 21 Januari 2020 lalu.

Dan polisipun kilat memproses pemilik akun Zikria Dzatil akhirnya ditangkap di rumahnya kawasan Bogor, Jawa Barat.

Zikria Dzatil lantas digelandang ke Polrestabes Surabaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

(dhe/pojoksatu/rmol)