Dari dalam Penjara Zikria Dzatil Nulis Surat Terbuka: Bukakan Pintu Maaf untuk Saya, Maaf Bunda Risma

Walikota Surabaya Tri Rismaharini
Walikota Surabaya Tri Rismaharini

Ia juga ingin membuktikan bahwa dirinya tak seperti yang dipikirkan masyarakat Surabaya yang marah atas unggahannya itu.

“Saya berusaha menunjukkan siapa diri saya. Saya tidak seperti apa yang masyarakat Surabaya pikirkan,” pungkasnya.

Selain menangkap tersangka, polisi juga amankan sejumlah barang bukti.

Di antaranya dua unit ponsel tersangka yang diduga digunakan untuk membuat postingan di medsos, serta tangkapan layar unggahan tersangka.


Atas perbuatannya, Zikria Dzatil dijerat Pasal 28 ayat 2 junto Pasal 45a ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1 milyar.

Berikut isi surat terbuka Zikria Dzatil:

Kepada Ibunda Risma

Saya yang bernama Zikria binti Moh. Sani dengan ini saya dengan sepenuh hati saya tuk meminta maaf yang teramat kepada Bunda Risma.

Saya akui kesalahan atas kekhilafan saya Bun. Karena kesalahan saya yang terlalu berlebihan kepada segilintir orang di dunia dumay yang telah memicu permasalahan ini.