Diguyur Hujan Jakarta Kembali Terendam Banjir, Ini Titiknya

Banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel).

POJOKSATU.id, JAKARTA- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan hingga pukul 13.00 WIB, tiga dari 17 wilayah (titik) genangan di Provinsi DKI Jakarta, airnya belum surut.

Itu terjadi akibat curah hujan yang tinggi mengguyur Ibu Kota sejak Sabtu dini hari.

Berdasarkan data dari Pusat dan Informasi BPBD DKI di Jakarta, ketiga wilayah tersebut seluruhnya berada di wilayah kota Jakarta Selatan.

Tepatnya di Kecamatan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Setiabudi, dan Kecamatan Semanggi.

Tiga wilayah itu adalah pertama, Jalan Kiai Mohammad Syafii Hadzami dengan ketinggian air 5-15 sentimeter (cm) yang tergenang sejak pukul 05.30 WIB.

Selanjutnya wilayah kedua, berada di Jalan Gatot Subroto yang tergenang air dengan ketinggian 10-20 cm sejak pukul 06.00 WIB.

Terakhir wilayah ketiga, Jalan Jendral Sudirman yang juga mulai tergenang pada pukul 06.00 WIB dengan ketinggian 10-20 cm.

Untuk diketahui, Jakarta Selatan merupakan kawasan yang memiliki wilayah genangan terbanyak akibat hujan yang dimulai sejak Sabtu dini hari tadi dengan delapan wilayah genangan.

Meski demikian, kelima wilayah lainnya di Jakarta Selatan sudah tidak tergenang seperti Jalan Prof Dr Satrio, Jalan Pandan, Jalan Rambai, Jalan Kebayoran Lama dan Jalan Kemandoran Pluis.

Untuk 9 wilayah lainnya di Jakarta Pusat, Jakarta Barat,dan Jakarta Timur yang sebelumnya tergenang air di antara pukul 05.30 WIB-08.00 WIB saat ini seluruhnya sudah surut.

Contohnya seperti di Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat pada pukul 09.00 WIB sudah surut.

“Pihak Pemprov sudah dengan cepat menangani genangan di sini, sehingga genangan air cepat teratasi dan tidak lagi terjadi genangan,” kata Kepala Pleton Damkar Cikini Nurulsianto saat ditemui di lokasi.

(dhe/pojoksatu/ant)

Berita Terkini

100.000

Di mata Trump, bisa saja, yang mati itu memang hanya angka-angka.