Fakta ‘Raja’ Totok Santosa, Tinggal di Bedeng Pinggir Rel Ancol, Utang Rp1,3 Miliar

'Raja-ratu' Keraton Agung Sejagat, Totok Santosa dan Fanny Aminadia
'Raja-ratu' Keraton Agung Sejagat, Totok Santosa dan Fanny Aminadia

POJOKSATU.id, JAKARTA – Satu per satu fakta terungkap usai ‘raja-ratu’ Kerajaan Keraton Agung Sejagat ditangkap Polda Jawa Tengah.


Polda Jateng sebelumnya menyebut, ‘raja’ dan ‘ratu, Totok Santosa-Fanny Aminadia bukan warga asli Purworejo.

Keduanya tercatat sebagai warga dan memiliki KTP DKI Jakarta.

BACA: Terungkap, Raja-Ratu Keraton Agung Sejagat Pernah Ritual di Gunung Tidar pakai Darah Ayam Diiringi Drum Band


Kapolres Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto pun membenarkan bahwa Totok pernah tinggal di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Ia tinggal di sebuah kontrakan semi permanen ukuran 2×3 meter di pinggiran rel kereta api.

Hal itu didapat dari keterangan Ketua RT 12 RW 5, Kelurahan Ancol.

“Yang bersangkutan pernah ngontrak di Jakarta sekitar tahun 2011,” ungkapnya, Kamis (16/1/2020).

BACA: Fakta, Raja-Ratu Keraton Agung Sejagat Ternyata Warga Jakarta, Bukan Suami-Istri Sah

Dari data itu juga disebutkan bahwa Totok memiliki utang dengan total Rp1,3 miliar.

Utang itu berasal dari sejumlah bank di Jakarta. Akan tetapi, Budhi tak merinci bank apa saja.

“Menurut keterangan Ketua RT 12, yang bersangkutan ada utang di bank sampai Rp1,3 miliar,” bebernya.