Demo Anies Soal Banjir, Rektor UIC Dukung Ormas Fahira Idris: Pengalihan Kasus Jiwasraya, Asabri dan Suap KPU

Anies Baswedan datangi para korban banjir. (Twitter/ChristWamea)
Anies Baswedan datangi para korban banjir. (Twitter/ChristWamea)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar menyebut, massa pendemo Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hanya boneka.

Musni menyebut, aksi demo itu hanya pengalihan isu untuk kasus-kasus besar yang saat ini sedang terjadi.

Yakni kasus Jiwasraya, Asabri dan kasus suap komisioner KPU Wahyu Setiawan yang melibatkan politisi PDIP.

BACA: Panas, Massa Kontra Anies Tuntut Ganti Rugi Banjir, Ormas Fahira Idris Menghadang di Balai Kota

Demikian disampaikan Musni Umar melalui akun Twitter pribadinya, Selasa (14/1/2020).

“Demo banjir untuk menuntut pertanggungjawaban Anies hanya demo bayaran pengalihan perhatian dari korupsi Jiwasraya, Asabri dan suap di KPU yang diduga libatkan partai penguasa,” tulisnya.

Aksi demo itu sendiri dikabarkan akan mendapat ‘tantangan’ dari massa ormas pendukung Anies, yakni Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar).

Ormas bikinan anggota DPD RI Fahira Idris ini menganggap, Anies harus dilindungi karena sedang didzalimi.

BACA: Tengku Zulkarnain Curiga KPU Terima Suap Pilpres, “Uang Rp900 Juta Saja Diterima”

“Saya apresiasi Bang Japar dan Mbak Fahira Idris kawal Anies,” kata dia.

Untuk diketahui, kedua massa tersebut dikabarkan akan berhadap-hadapan di Bali Kota DKI, Selasa (14/1/2020) siang ini.

Massa kontra Anies, ingin menyuarakan protes terkait banjir yang terjadi di hari pertama tahun 2020 kemarin.

Berita Terkini

Nyaman Banar

Tidak mudah berkhotbah di depan hanya 16 orang. Apalagi umur mereka bervariasi