Politisi PDIP Blak-blakan Sebut Hasto Ditelikung Orang Dekatnya, Siapakah Orang Itu?

Saeful Bahri resmi ditahan KPK/Rmol
Saeful Bahri resmi ditahan KPK/Rmol

Sementara, Hasto Kristiyanto sendiri menyatakan siap mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jika memang keterangannya.

Hal itu berdasar pernyataan stafnya, Saeful Bahri yang menyebut bahwa uang suap Wahyu adalah dari dirinya.

Demikian disampaikan Hasto di sela-sela Rakernas PDI-P di JIExpo Kemayoran, Minggu (12/1).

BACA: Akhirnya Hasto Nyerah, Siap Tanggung Jawab, “Sepenuhnya Saya Percayakan Pada KPK”


“Kami beberapa kali berdialog. Ketika kami mengundang KPK, KPK datang. Di dalam membahas membangun sebuah keuangan yang transparan dan baik. Ketika KPK undang kami pun, saya akan datang,” ujarnya.

Kesanggupannya tersebut merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai warga negara meski hal serupa kerap terjadi saat gelaran besar yang dilakukan PDIP.

“Setiap kami mengadakan kegiatan-kegiatan besar seperti ini sebagaimana kongres pertama, keempat, kongres kelima (selalu) ada persoalan, itu bukan sebuah kebetulan,” jelasnya.

BACA: PA 212: Hasto Mesti Ditangkap, Kapolri Bisa Jadi Terduga Perkara Kalau Tidak Bantu KPK

“Karena itu, kami telah menyiapkan diri karena tanggung jawab sebagai warga negara itu harus menjunjung hukum tanpa terkecuali,” pungkas Hasto.

(rmol/ruh/pojoksatu)