Politisi PDIP Blak-blakan Sebut Hasto Ditelikung Orang Dekatnya, Siapakah Orang Itu?

Saeful Bahri resmi ditahan KPK/Rmol
Saeful Bahri resmi ditahan KPK/Rmol

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kasus suap komisioner KPU Wahyu Setiawan yang menyeret Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto terus menggelinding.

Kasus itu merupakan upaya Harun Masiku menggusur Riezky Aprilia sebagai anggota DPR RI menggantikan politisi PDIP Nazaruddin Kiemas yang meninggal dunia.

Untuk mewujudkan itu, Harun Masiku menggunakan orang-orang dekat Hasto Kristiyanto untuk mendekati Wahyu.

BACA: Hasto Tiba-tiba Mikir: Tiap Kali Ada Kegiatan Besar PDIP, Pasti Ada Kasus, Ini Bukan Kebetulan


Selain itu, juga ditawarkan uang suap hampir satu miliar sebagai kompensasinya.

Demikian ulasan rekan Hasto di PDIP, Bambang Beathor Suryadi.

“Sebagai Sekjen, tentu Hasto menjalankan tugas dengan baik menjalankan perintah partai,” ujar Beathor kepada RMOL, Minggu (12/1/2020).

Akan tetapi, Harun Masiku yang didorong partai kelihatannya tidak sabar dan berusaha mengajak Wahyu Setiawan ‘main sabun’.

BACA: Kasus Suap KPU, Hasto Ngaku Siap Tanggung Jawab, Tapi Masih Bersikeras Korban Framing Berita

Selain itu, Beathor juga mencium gelagat lain dalam kasus yang menyeret politisi asal Yogyakarta tersebut.

Yakni adanya tarik-menarik antara partai dengan pihak-pihak tertentu yang mencoba memanfaatkan Pilkada Medan dan Solo.

“Mungkin sekali mereka memberikan tekanan kepada Hasto dan DPP dengan memblow-up kasus ini,” pungkasnya.