Singgung Kader ‘Nakal’, Megawati : Saya Tidak Akan Melindungi yang Tidak Taat

Ketua Umum PDIP saat berpidato di pembukaan Kongres V PDIP di Sanur, Bali, Kamis (8/8/2019)
Ketua Umum PDIP saat berpidato di pembukaan Kongres V PDIP di Sanur, Bali, Kamis (8/8/2019)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memastikan dirinya tidak akan melindungi kader partai yang melanggar aturan partai.

Hal ini diampaikan dalam pidato politik Rakernas I di JIEXpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (10/1).

Megawati pun meminta para kader untuk bekerja dengan tulus, tidak mencari untung dan rugi dalam berpartai.

“Pidato politik ini adalah instruksi langsung dari ketua umum bagi seluruh kader PDIP. Saya tidak akan melindungi kader yang tidak taat terhadap instruksi partai,” katanya.


Lebih lanjut, ia mempersilahkan kader partai untuk hengkang jika tidak tidak sesuai dengan garis komando.

“Jika tidak siap silakan kalian pergi keluar dari PDIP,” kata presiden kelima RI ini.

Megawati pun mengingatkan bahwa PDIP lahir dan tumbuh dari gemblengan rezim otoriter. Bahkan, Megawati pernah merasa hancur atas gemblengan itu.

“Ketika saya tanya, kapal kita akan karam, bendera kita sudah miring apakah yang namanya perjuangan kita. Kami lanjutkan kalian mengatakan, ‘Siap ibu kita bangun kembali’ dan ternyata kita bangun kembali saudara-saudara,” kata Megawati.

Untuk diketahui, Selasa lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Dalam kasus ini Wahyu diduga menerima suap dari calon anggota DPR dari PDIP Harun Masiku, terkait proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR.

(jpnn/pojoksatu)