PDIP Terpojok Megawati Kena, Ganti Hasto Berarti Benar Terkait Suap Komisioner KPU

Hasto Kristiyanto bersama Megawati Soekarnoputri
Hasto Kristiyanto bersama Megawati Soekarnoputri

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kasus suap komisioner KPU RI Wahyu Setiawan turut menyeret Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Hal itu dikuatkan dengan penetapan tersangka terhadap politisi PDIP, Saeful Bahri yang tidak lain adalah staf Hasto.

Saeful disebut sebagai pemberi suap kepada Wahyu Setiawan untuk memuluskan pergatian antarwaktu anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Nazzarudin Kiemas yang meninggal.

BACA: Buntuti Hasto Kristiyanto, Tim KPK Ditangkap di PTIK, Ini Penjelasan Mabes Polri


Sebagai gantinya, adalah Harun Masikun, caleg PDIP untuk DPR RI Dapil I Sumatera Selatan dengan nomor urut 6.

Atas kasus tersebut, beredar kabar bahwa internal partai berlambang kepala banteng hitam itu tengah menyiapkan penggati Hasto sebagai Sekjen.

Kondisi tersebut membuat posisi PDIP cukup terpojok. Pasalnya, jika benar mengganti Hasto, maka akan melahirkan opini publik.

Publik pun nantinya akan mengaitkan pergantian politisi asal Yogyakarta itu dengan kasus suap dan OTT Wahyu Setiawan.

BACA: Uang Suap Wahyu Setiawan dari Hasto Kristiyanto Harus Dibuktikan, Kalau tidak…

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin.

“Kalau benar akan diganti, maka tidak bisa dihindari akan dikait-kaitkan dengan OTT ini,” ujar Said kepada RMOL, Jumat (10/1/2020).

Apalagi, untuk urusan pergantian antarwaktu anggota dewan, hanya bisa diusulkan oleh ketua umum dan sekjen partai politik.