Kuasai Natuna, China Klaim Kedaulatan: Melindungi Kepentingan Rakyat Kami yang Sah

Kapal Coast Guard Tiongkok mengawal kapal nelayan negaranya di laut Natuna Utara. Foto BAKAMLA
Kapal Coast Guard Tiongkok mengawal kapal nelayan negaranya di laut Natuna Utara. Foto BAKAMLA

POJOKSATU.id, JAKARTA – Puluhan kapal nelayan China bebas berlayar dan menangkap ikan di perairan Laut Natuna, Kepulauan Riau.


Diketahui, mereka bebas menguras kekayaan laut Indonesia itu sejak 10 Desember 2019 lalu.

Bahkan, kegiatan ilegal fishing itu mendapat kawalan dari kapal perang dan kapal penjaga pantai China.

BACA: 50 Lebih Kapal Nelayan China Kuasai Natuna, Dikawal Kapal Perang


Juru Bicara Kemenlu China, Geng Shuang menyatakan, bahwa Laut Natuna termasuk ke dalam kedaulatan dan yurisdiksi China.

Alasannya, perairan Natuna dekat dengan Kepulauan Nansha di Laut Tiongkok Selatan

Karena itu, Shuang menegaskan bahwa negaranya memiliki hak historis di perairan tersebut dan sah.

Demikian disampaikan Shuang dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri Repblik Rakyat Tiongkok.

BACA: Kapal China Ngotot Kuasai Natuna, TNI AL Sudah Gak Sabar

“Penjaga pantai Tiongkok sedang melakukan tugas patroli rutin menjaga ketertiban laut dan melindungi hak-hak kepentingan rakyat kami yang sah,” kata Shuang.

Tidak dijelaskan secara detail apakah perairan Laut Natuna Utara juga mereka klaim.

Dalam situs itu, Shuang hanya menuturkan bahwa duta besar Tiongkok untuk Indonesia ingin menjaga hubungan kerja sama kedua negara.