Anies Janji Akhir 2019 Jakarta Bebas Banjir, Nyatanya Malah Porak Poranda di Awal 2020

Anies Baswedan datangi para korban banjir. (Twitter/ChristWamea)
Anies Baswedan datangi para korban banjir. (Twitter/ChristWamea)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Janji mengatasi banjir bukan saja pernah dilontarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), tapi juga Gubernur DKI Anies Baswedan.


Anies pernah berjanji, akan benar-benar bekerja maksimal dalam penanganan banjir di ibu kota. Bahkan, Anies menjanjikan DKI tak akan ada lagi banjir di akhir 2019.

Faktanya, DKI Jakarta malah porak-poranda lantaran dihantam banjir tepat di hari pertama tahun 2020.


BACA: Biang Kerok Molornya Normalisasi Ciliwung dan Bendungan Sukamahi Ternyata…

Demikian disampaikan pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia Ari Junaedi kepada JPNN.com, Jumat (3/1/2019).

“Di mana janji Gubernur Anies yang menyebut akhir 2019 sebagai batas tidak ada banjir lagi di ibu kota,” tanya Ari.

Karena itu, Ari menyarankan DPRD DKI Jakarta agar menyoroti target pengerukan Kli Ciliwung sepanjang 33 kilometer.

Pasalnya, sampai saat ini, pengerukan itu hanya mencapai 16 kilometer saja.

BACA: Banjir Jakarta, Anies Disalahkan, Tapi Kementerian Lingkungan Hidup Abaikan Reboisasi Hutan

Pembimbing program doktoral di pascasarjana Universitas Padjajaran ini menilai langkah tersebut cukup penting.

Sebab, luapan Kali Ciliwung menjadi salah satu penyebab banjir di ibu kota yang memporak-porandakan perekonomian masyarakat.

“Seharusnya anggota dewan mengejar target pengerukan sungai Ciliwung sepanjang 33 kilometer. Kenapa baru terealisir hanya 16 kilometer?” ucapnya.