Tambah Panas, FPI Balas Ngabalin: Bela Tuannya Silahkan tapi Jangan jadi Bego

Sekretaris Umum DPP FPI, Munarman usai 12 jam diperiksa penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus Ninoy Karundeng, Selasa (9/10/2019) malam
Sekretaris Umum DPP FPI, Munarman

POJOKSATU.id, JAKARTA – Jurubicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman balik membalas pernyataan Ali Mochtar Ngabalin.


Hal itu terkait polemik Surat Keterangan Terdaftar (SKT) FPI di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Dalam kritik cadasnya, Ngabalin menegaskan bahwa setiap ormas harus patuh pada aturan yang berlaku.

BACA: Larangan Natal di Sumbar, Menag-Polri dan Pemda kok Tunduk ke Ormas Intoleran?


Karena itu, setiap ormas juga harus mengantongi SKT dari Kemendagri.

Jika tidak, maka ormas tersebut tidak diakui dan cuma dianggap sebaai kelompok pengajian atau paguyuban.

Munarman mengatakan, Ngabalin seharusnya belajar lagi soal hukum dan konstitusi.

“Kalau mau bela tuannya silakan saja, tetapi jangan jadi bego,” kata Munarman dalam pesan singkatnya kepada jpnn.com, Selasa (24/12).

BACA: Hadiri Misa Malam Natal, Anies Baswedan Malah Kena Singgung: Gereja Ini selalu Kebanjiran

Anak buah Habib Rizieq Shihab ini lantas mengingatkan Ngabalin bahwa hidup ini singkat.

Pangkat, jabatan dan harta yang didapat pun tak akan ada artinya, apalagi jika didapatkan dengan cara menindas rakyat.

“Enggak ada gunanya kesenangan sesaat itu. Nanti semua akan dipertanggungjawabkan di akhirat,” katanya.