Wantimpres Jokowi Itu Balas Budi Tim Pemenangan di Pilpres 2019

Pelantikan 9 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/12/2019). Foto ist
Pelantikan 9 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/12/2019). Foto ist

POJOKSATU.id, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memilih sembilan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2019-2024.


Sembilan nama tersebut, didominasi unsur partai politik dan korporasi.

Sekalipun terdapat tokoh netral Maulana Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya.

BACA: Garuda Punya Cucu Tauberes, Erick Thohir Harus Beres-beres: Penyakit Akut


Akan tetapi, hal itu tidak mengubah anggapan bahwa Pesiden Jokowi cuma mengakomodasi kepentingan parpol dan pengusaha.

Demikian disampaikan pengamat politik Dedi Kurnia Syah kepada JPNN.com, Minggu (15/12/2019).

“Sembilan nama yang dipilih hemat saya antiklimaks, terlalu dominan tokoh politik dan korporasi,” ujarnya.

Dengan begitu, sambungnya, makin menguatkan posisi parpol dalam keputusan-keputusan Presiden.

BACA: Jokowi Pilih Soekarwo Ketimbang AHY, Upaya Pelemahan Klan SBY?

“Meskipun ada tokoh netral semacam Yang Terhormat Muhammad Luthfi,” jelasnya.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion itu menambahkan, Indonesia punya banyak tokoh bangsa yang memiliki pandangan mendalam.

Dedi menegaskan, seharusnya Jokowi memilih tokoh-tokoh bangsa menjadi Wantimpres.