PBNU: Pelaku Persekusi Banser adalah Korban Dai Provokator

Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini
Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini

Akan tetapi, pihaknya mengingatkan warga Nahdliyin agar tak terpancing dengan kejadian itu.


Sebaliknya, pihakya meminta warga NU memetik hikmah untuk masa mendatang.

Bahwa, masih ada masyarakat yang keberagamannya melihat perbedaan bukan sebagai khazanah.


“Tapi mereka menganggap kebenaran adalah miliknya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan berhasil menangkap pelaku persekusi dua anggota Banser yang videonya viral di media sosial.

Pelaku berinisial H diringkus di sebuah padepokan di Sawangan, Depok, Jawa Barat. Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif.

H mengaku, dirinya tak bisa menahan emosi setelah sepeda motor keduanya bersenggolan di jalan.

BACA: Ini Alasan dan Pengakuan Pelaku Persekusi Banser: Mohon Maaf Saudara Banser dan Ansor

Karena itu, ia lantas membuntuti kedua anggota Banser itu sampai ke Pondok Pinang, Jakarta Selatan, yang menjadi tempat kejadian perkara.

Akan tetapi, H mengaku menyesali aksi persekusi yang dilakukannya itu.

“Saya menyesali perbuatan tersebut karena keadaan emosi,” kata pelaku di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2019) malam.

Karena itu, Ha menyampaikan permohonan maaf terkait persekusi yang dilakukannya.

Permintaan maaf itu ditujukan secara khusus kepada Banser, GP Ansor dan NU.

“Permintaan maaf saya terutama kepada masyarakat dan juga NU para ulama mohon maaf. Dan saudara-saudara Banser dan GP Ansor,” ucapnya.

(ruh/pojoksatu)