Tenaga Honor SD Tipu Orangtua Murid, Janjikan Bisa Masuk SMP Negeri Bandung

Kapolsek Cidadap AKP Rina Perwitasari (tengah) menunjukkan barang bukti penipuan oknum tenaga honorer sebuah sekolah dasar di Bandung
Kapolsek Cidadap AKP Rina Perwitasari (tengah) menunjukkan barang bukti penipuan oknum tenaga honorer sebuah sekolah dasar di Bandung

POJOKSATU.id, BANDUNG – Jajaran Unit Reskrim Polsek Cidadap, Polrestabes Bandung, berhasil mengungkap kasus penipuan yang dilakukan oleh seorang tenaga honorer sekolah dasar (SD).


AS alias Aci pelaku penipuan yang menjadi tenaga honorer di sebuah SD di Kecamatan Cidadap ini, menjanjikan kepada orang tua murid yang anaknya ingin masuk SMP negeri.

Kapolsek Cidadap AKP Rina Perwitasari menjelaskan, pelaku ini modusnya menjanjikan bisa masuk ke smp negeri.

“Aci mendatangi beberapa orangtua murid yang ingin anaknya masuk SMP negeri. Lalu meminta sejumlah uang untuk biayanya,” jelasnya, Jumat (29/11).


Dari korban yang melapor ada enam orang, menyatakan bahwa mereka menyetor uang kepada Aci antara Rp5 hingga Rp8 Juta.

“Rata-rata diminta tarifnya Rp5-8 juta per calon siswa,” terangnya.

Dalam melancarakan aksinya, Aci membuat kwitansi dan surat perjanjian agar meyakinkan orangtua murid.

“Jadi pelaku menyiapkan kwitansi beserta surat perjanjian, dimana untuk meyakinkan para orang tua murid,” paparnya.

Aci mengaku, bahwa uang hasil menipu tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

Para korban yang melapor ini, dikarenakan anaknya tidak masuk ke sekolah SMP Negeri yang dituju.

“Orangtua murid melapor ketika proses penerimaan siswa baru ditutup, melihat anaknya tak masuk baru melapor ke kami. Kasus ini berhasil diungkap setelah korban yang berjumlah enam orang melapor ke Polsek,” paparnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 378 tentang penipuan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

(arf/pojoksatu)