66 Pelaku Penipuan Via Telepon WN Cina Diamankan, Polisi Kembangkan ke Jatim

Penipuan via telepon WNA China
Penipuan via telepon WNA China

POJOKSATU.id, JAKARTA – Polda Metro Jaya menggrebek sebuah rumah di kawasan Kemanggisan, Jakarta Barat pada Senin (25/11) sore. Rumah tersebut digunakan sebagai markas penipuan via telepon oleh WN Cina.


Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Iwan Kurniawan mengatakan, jumlah pelaku penipuan via telepon yang dilakukan WN Cina terus bertambah.

Tercatat sudah 66 warga negara (WN) China diamankan di enam lokasi, yakni di Jakarta 5 lokasi dan di Tangerang 1 lakosi.

“Saat ini data sementara sudah 66 WN China yang saat ini kita amankan di enam lokasi,”┬ákata Kombes Iwan Kurniawan saat dikonfirmasi, Selasa (26/11).


Menurut Iwan, jumlah tersebut dimungkinkan terus akan bertambah. Pasalnya, tim terus mengembangkan kasus tersebut. Bahkan, saat ini, penyidik melakukan pengembangan ke Malang, Jawa Timur.

“Ada pengembangan juga di Jatim di daerah Malang,” ungkap Iwan.

Diketahui, Polda Metro Jaya telah menggerebek sebuah rumah di kawasan Kemanggisan, Jakarta Barat pada Senin (25/11) sore.

Rumah tersebut dijadikan sebagai tempat menipu melalui sambungan telepon atau kasus cyber fraud.

Para pelaku yang diamankan merupakan warga Cina diamankan. Modus para pelaku yaitu menelpon warga Cina dengan mengaku sebagai polisi.

Para pelaku kemudian memberi tahu korbannya ada anggota keluarga yang tengah bermasalah secara hukum di Indonesia.

Selain itu, para pelaku juga menawarkan jasa yang disebut-sebut bisa mengurusi persoalan korban termasuk biaya pajak korban.

Dari penggerebekan itu, sejumlah barang bukti turut diamanakan yakni belasan ponsel, uang pecahan 50 dan 100 ribu juga alat- alat IT dan beberapa kotak.

(fir/pojoksatu)