Aset First Travel Dilelang, Ini Penjelasan Jaksa Agung

POJOKSATU.id, JAKARTA – Publik tak terima dengan kebijakan kejaksaan yang berencana menyerahkan aset First Travel kepada negara melalui mekanisme lelang.

Hal itu merunut pada pernyataan Kepala Kejaksaan Negeri Depok, Yudi Triadi.

Menanggapi hal itu, Jaksa Agung ST Burhanudin menegaskan bahwa pihaknya berseikeras tetap akan mengambalikan aset tersebut kepada para jamaah.

Saat ini, masih dilakukan upaya hukum lainnya terkait hal tersebut.


“Bukan melelang kok. Ini akan dipelajari, dan kalau memang itu salah, saya akan minta dia meluruskan dan mempertanggungjawabkan,” kata Burhanuddin di Kantor Kejaksaan RI, Jakarta Selatan, Senin (18/11).

Pihaknya juga memastikan bahwa barang bukti hasil sitaan jaksa jumlahnya tidak akan berkurang.

Oleh karena itu, dia berharap aset tersebut bisa dibagikan ke jamaah seperti tuntutan jaksa dalam persidangan.

“Kita berpendapat harusnya dikembalikan kepada korban bukan disita untuk negara. Ini menjadi masalah. Eksekusi kita kesulitan kan,” tegasnya.

Sebelumnya, Kajari Depok Yudi Triadi menyatakan akan segera melelang barang bukti yang disita dari First Travel dan menyerahkan uang hasil lelang kepada negar.

Hal itu dilakukan setelah ada keputusan inkrah terkait kasus tersebut.

Karena itu, Yudi meminta kepada ribuan jamaah yang menjadi korban First Travel untuk mengikhlaskannya.

Kepputusan tersebut dilakukan dengan pertimbangan menghindari konflik di masyarakat.

“Akhirnya diputuskan agar uang tersebut diambil negara,” kata Yudi.

(ruh/pojoksatu)