‘Bad Boy’ Pemerintahan Jokowi Itu Bernama Partai Nasdem

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam pidato pembukaan Kongres II. Foto net
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam pidato pembukaan Kongres II. Foto net

“Sudah banyak korsleting, arus pendek yang menyemburkan asap di mesin koalisi. Sebenarnya tak baik,” jelasnya.

Kendati demikian, manuver yang dilakukan Surya Paloh itu tak bisa jadi dasar penilaian soal loyalitas Nasdem kepada pemerintahan Jokowi.

BACA: Bagi Surya Paloh, Jokowi Sudah Selesai, Anies Baswedan Masa Depan Nasdem

“Karena waktunya masih panjang,” ucap Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting ini.

Akan tetapi, sambungnya, tidak bisa dibantah bahwa ada sinyal kuat Nasdem akan mengikuti langkah PKS dan PAN di era pemerintahan SBY dahulu.

“Jadi dia di dalam pemerintahan, tapi merecoki juga dari dalam. Tak tegak lurus terhadap presiden,” ulasnya.

Salah satu hal yang bisa dilakukan Nasdem adalah berbeda sikap dengan pemerintahan, utamanya melalui perwakilan di parlemen.

BACA: Bukan Jokowi tapi Anies yang Buka Kongres Nasdem, Surya Paloh Bikin Kabinet tanpa Bulan Madu

“Memang ada gelagat ke sana, tapi butuh waktu untuk benar-benar memastikannya,” pungkasnya.

(jpg/ruh/pojoksatu)

loading...

Feedss