Bu Guru Ajak Pelajar Ngesek Bertiga Bikin Koster Murka, Langsung Dipecat

Wayan Koster, megawati, pdip, cagub bali, teluk benoa, reklamasi
Gubernur Bali, Wayan Koster

POJOKSATU.id, BALI – Gara-gara ngeseks bertiga, oknum guru honorer SMK di Buleleng Bali, Ni Made Sri Novi Darmaningsih (29) telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia juga dipecat di tempatnya mengajar.

Pacar Ni Made Sri Novi Darmaningsih yang bekerja sebagai pegawai kontrak di Pemkab Buleleng Bali, AA Putu Wartayasa (36) juga dipecat.

Pemecatan oknum guru dan pegawai Pemkab Buleleng itu disampaikan langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster.

Koster murka lantaran kasus tersebut telah mencoreng dunia pendidikan dan membuat Bali jadi sorotan.


Koster mengatakan, Ni Made Sri Novi Darmaningsih merupakan tenaga kontrak penyuluh bahasa Bali Provinsi Bali.

Ia menyebutkan bahwa SK pemecatan Ni Made Sri Novi Darmaningsih telah dikeluarkan oleh Dinas Provinsi Bali pada Jumat (8/11/2019).

BACA: Gila! Guru, Siswi dan Pegawai Pemkab Ngeseks Bertiga di Bali

Koster juga telah menghubungi Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Ia meminta Bupati Buleleng memecat AA Putu Wartayasa.

“Saya sudah telpon Bupati Buleleng supaya pegawai kontrak yang di bawah bupati Buleleng dipecat hari ini. Pak bupati Buleleng juga sudah setuju,” terang Koster.

Terkait proses hukum terhadap oknum guru dan pegawai Pemkab Buleleng, Koster menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian.

“Ini sangat menyedihkan, tenaga pendidik berbuat seperti itu. Saya mengutuk perilaku guru yang seperti itu,” tegas Koster.

Diberitakan sebelumnya, kasus threesome atau hubungan seks bertiga antara guru, siswi dan pegawai Pemkab Buleleng Bali, menggegerkan publik.

Kasus itu terungkap setelah siswi yang dipaksa melakukan adegan seks bertiga buka mulut. Pelajar berinisial V itu melaporkan kejadian yang dialaminya kepada orang tuanya.

Tak terima, orang tua V melaporkan oknum guru dan pegawai Pemkab Buleleng ke Mapolres Buleleng Rabu (6/11) lalu.

Pelaku AA Putu Wartayasa mengaku nekat melakukan aksi ngeseks bertiga lantaran terobsesi dengan video porno.

Ia meminta Ni Made Sri Novi Darmaningsih yang dipacarinya sejak dua tahun lalu untuk mencarikan wanita lain agar mau berhubungan badan bertiga.

“Terobsesi sama video. Pacaran sudah dua tahun. Awalnya saya kan bercanda (minta cari wanita lain), terus dikasih tahu sama pacar (Ni Made Sri Novi Darmaningsih) bahwa ada salah satu muridnya yang nakal. Diajak cuma satu kali, waktu itu saja,” ucap AA Putu Wartayasa kepada wartawan, Kamis (7/11).

Sementara itu, Ni Made Sri Novi Darmaningsih mengaku nekat menyerahkan salah satu siswinya untuk disetubuhi pacarnya karena permintaan dari dari sang pacar, AA Putu Wartayasa.

Dirinya nekat menjerumuskan siswinya karena mendengar kabar bahwa V merupakan anak yang nakal di sekolah.

“Saya ajak jalan-jalan, terus ke kos pacar. Dalam kamar cuma ngobrol, saya ciuman sama pacar, dia diam. Bukan karena paksaan. Dari pacar dia inginkan, karena ingin coba hal baru. Saya turutin,” ujar Sri Novi Darmaningsih.

Akibat perbuatannya, Novi Darmaningsih dan AA Putu Wartayasa dijerat dengan Pasal 81 (1) jo Pasal 82 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

(one/pojoksatu)