Ternyata ‘Desa Hantu’ Sri Mulyani itu Ada, Faktanya Ditemukan di Sultra

Ilustrasi dana desa
Ilustrasi dana desa

POJOKSATU.id, JAKARTA – ‘Desa hantu’ kali pertama diungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani. Desa dimaksud, menerima anggaran Dana Desa tapi penduduknya tidak ada alias desa fiktif.

Sepertinya, pernyataan Sri Mulyani itu bukan sekedar isapan jempol belaka.

Faktanya, hasil penyelidikan polisi soal ‘desa hantu’ itu telah diketahui keberadaannya.

BACA: Kementerian PDTT Bantah Sri Mulyani soal ‘Desa Hantu’, Menkeu Salah Kaprah


Adalah Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Kementerian Dalam Negeri bakal melakukan gelar perkara hasil penyelidikan mengenai desa fiktif penyedot anggaran Dana Desa.

Polda Sultra menyatakan, sudah melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut dan memeriksa 57 saksi.

Kapolda Sultra Brigjen Merdisyam menegaskan, proses hukum kasus tersebut sudah dilakukan sejak Oktober 2019.

“Itu kasus lama,” kata Merdisyam, Kamis (7/11).

BACA: Dipolisikan Dewi Tanjung, Kasus Penyiraman Novel Baswedan Mandek?

Sebelumnya, juga telah ditemukan tiga desa fiktif dan 31 desa lain yang bermasalah dengan surat keputusan pembentukannya karena dibuat dengan tanggal mundur.

Desa tersebut tidak ada fisiknya. Akan tetapi tetap mendapat anggaran Dana Desa.

Jokowi telah memerintahkan Kapolri dan Kemendagri untuk menyelidiki tuntas ketiga desa fiktif tersebut.