Alih Fungsi Gedung Negara Jadi Creative Center Disorot Anggota DPRD Jabar

Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Sadar Muslihat di Gedung Negara, Kabupaten Cirebon, Kamis (7/11/2019).
Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Sadar Muslihat di Gedung Negara, Kabupaten Cirebon, Kamis (7/11/2019).

POJOKSATU.id, Bandung – Rencana alih fungsi Gedung Negara yang sebelumnya sebagai Kantor Badan Koordinasi Pemerintahan Dan Pembangunan (BKPP) Wilayah III Kabupaten Cirebon menjadi pusat kreativitas (Creative Center), mengundang reaksi DPRD Provinsi Jawa Barat.


Pasalnya, Gedung Negara yang telah dinobatkan sebagai bangunan heritage tersebut merupakan bangunan bernilai sejarah tinggi peninggalan Belanda.

Selain itu, bangunan di sekitar Gedung Negara saat ini dalam proses pengerjaan pusat kebugaran. Hal itu dinilai tidak sinkron dengan bangunan utama yakni Gedung Negara.

Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Sadar Muslihat menyesalkan pemanfaatan aset Pemdaprov Jabar tidak sesuai dengan bangunan utamanya.


“Karena, Gedung Negara ini sebagai heritage, tentu dalam ukurannya sudah ditentukan dalam undang-undang,” ujar Sadar di Gedung Negara, Kabupaten Cirebon, Kamis (7/11/2019).

Sehingga, lanjut dia, tidak diperbolehkan dalam ukuran apapun merubah apalagi merusak sebelum ada kesesuaian dengan pertaturan perundangan yang berlaku. Dengan kata lain, heritage ini harus dipertahankan kontruksinya seperti sediakala.

“Jangankan merusak bangunan, merubah kontruksinya pun harus diperhitungkan sesuai peraturan yang berlaku,” kata dia.

Dia menambahkan, terlebih dengan adanya rencana perubahan nama bangunan tersebut dengan istilah asing yakni creative center.