Jokowi Lantik 12 Wakil Menteri, Novel Bamukmin Singgung Prabowo dan Projo

Presiden jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin usai memperkenalkan 12 wakil menteri di Istana Kepresidenan. Foto ist
Presiden jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin usai memperkenalkan 12 wakil menteri di Istana Kepresidenan. Foto ist

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelantikan 12 wakil menteri yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak lebih dari politik bagi-bagi kekuasaan.


Demikian disampaikan Jurubicara Persaudraan Alumni 212 (PA 212) Novel Bamukmin kepada wartawan, Minggu (27/10/2019).

Novel mengatakan, bagi-bagi kue kekuasaan itu dilakukan agar semua pendukung Jokowi di pilpres lalu senang.


BACA: Percuma Sri Mulyani Tambah Utang Kalau Pemerintah Gak Bisa Berhemat

Termasuk dengan relawan Jokowi yang tergabung dalam Projo yang sempat membubarkan diri, pekan lalu.

Hal itu kental terasa lantaran Projo langsung merajuk usai Presiden menunjuk Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan.

Waktu itu, Projo tidak kebagian kursi apapun.

“Jokowi akhirnya mempertimbangkan juga sikap Projo yang menolak susunan kabinet. Namun setelah menjadi Wamen di Kemendes PDTT, penolakan kabinet tidak lagi ada,” katanya.

BACA: Sri Mulyani Orang Malas dan Gagal, Solusi kok Utang Terus

Dia beranggapan pelantikan wakil menteri hanya untuk membagi kekuasaan tanpa ada dampak ke masyarakat.

“Sepertinya wamen ini hanya gula-gula yang tidak ada gunanya, dan hanya menghabiskan duit negara,” tuturnya.

Sementara, pemerhati politik Said Salahudin menilai, tidak ada aturan yang membatasi Presiden Jokowi mengangkat wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju.