Pascapenikaman Wiranto Polisi Gali keterangan Kakak Ipar Pelaku

Polisi memintai keterangan kakak ipar pelaku penusukan Wiranto di Jalan Jalan Alfakah V, Lingkungan V, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kamis (10/10/2019)
Polisi memintai keterangan kakak ipar pelaku penusukan Wiranto di Jalan Jalan Alfakah V, Lingkungan V, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kamis (10/10/2019)

POJOKSATU.id, BELAWAN – Pascapenikaman dialam Menkopolhukam, Wiranto. Petugas Polres Pelabuhan Belawan mendatangi rumah kakak ipar pelaku, Risma (54) di Jalan Alfakah V, Lingkungan V, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kamis (10/10) pukul 14.00 WIB.

Kedatangan polisi dipimpin Kapolsek Medan Labuhan, AKP Edy Safari untuk meminta keterangan terhadap Risma.

Tampak dari dalam rumah bercat kuning, wanita mengenakan baju daster warna merah merupakan kakak ipar dari Syahrial Alamsyah alias Abu Rara menjawab seputaran pertanyaan dari polisi.

Belum diketahui secara persis keterangan yang dimintai, rumah bercat kuning berpagar kuning tak jauh dari rumah pelaku dijaga ketat oleh pihak kepolisian.


Suasana kehebohan menyelimuti hilir mudiknya polisi yang silih bergantian mendatangi rumah tersebut.

Pihak kepolisian terus berjaga – jaga belum bisa memberikan awak media untuk mewawancarai wanita berusia 54 tahun tersebut. Sehingga, proses informasi keterangan dari orang terdekat Alam belum bisa dimintai keterangan.

Kepling setempat, Rizaldi membenarkan Risma adalah kakak ipar dari Syahrial Alamsyah alias Abu Rara.

Tetapi, suami Risam yang tak lain abang kandung Alam sudah lama meninggal dunia.

“Selama ini Bu Risma memang tidak pernah komunikasi dengan si Alam. Bahkan, Bu Risma tidak tahu keseharia si Alam dan telah pindah ke mana. Kejadian ini membuat Bu Risma terkejut, makanya dia (Risma) tidak tahu jauh tentang si Alam,” pungkas Kepling.

(dhe/pojoksatu/jpr)