Bantah Konflik SARA, Kapolda Papua Ungkap Motif yang Terjadi Wamena

Warga di Wamena
Warga di Wamena

POJOKSATU.id, PAPUA – Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menegaskan, kerusuhan yang terjadi di Wamena bukan disebabkan oleh kasus rasial (SARA), melainkan kasus insidental yang dilakukan kelompok masyarakat.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada warga yang berada di pengungsian agar kembali ke Wamena dan mulai menata kembali kehidupan seperti halnya sebelumnya.

“Kami ada dan akan selalu mengamankan masyarakat dari berbagai gangguan yang terjadi,” tegas Irjen Waterpauw di Jayapura, Sabtu (5/10).

Dia mengatakan, aparat keamanan juga akan membantu bila ada pengungsi yang saat ini ditampung di berbagai penampungan di kabupaten dan kota Jayapura ingin kembali ke Wamena.


Selain itu, Irjen Paulus juga meminta kepada warga untuk tidak mudah percaya pada berita-berita yang meresahkan

Kerusuhan di Wamena, Senin (23/9) menewaskan 32 orang serta 72 orang lainnya luka-luka, ratusan rumah, ruko dan kantor pemerintah dibakar serta dirusak pendemo.

 

(sta/rmol/pojoksatu)