Maaf ya, Jokowi Gak Pantes jadi Putra Reformasi, RUU KPK dan RKUHP Bukti Sahih

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemberian gelar Putra Reformasi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) menui kritik dari banyak pihaknya.


Pasalnya, gelar tersebut tidak cukup pantas untuk disematkan kepada orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik Lingkar Indonesia Madani, Ray Rangkuti sepakat menolak.

BACA: Gelar Putra Reformasi Jokowi Buntut Kisruh Internal Universitas Trisakti?


Walaupun, secara organisasi memang tidak bisa disalahkan.

“Bagi mereka yang mau melaksanakan itu ya monggo-monggo saja,” ujar Ray Rangkuti kepada wartawan di Ciputat, Banten, Minggu (22/9).

Akan tetapi, dirinya juga sepakat jika pemberian gelar dimaksud dinilai kurang tepat.

“Tapi kalau saya ditanya, saya mengatakan itu kurang tepat,” ungkapnya.

BACA: Jokowi Putra Reformasi, Alumni Trisakti Curiga cuma Akal-akalan Panitia, Ditanya Terus Bingung

Dalam hematnya, setidaknya ada dua alasan besar yang membuat suami Iriana itu dinilai tidak pantas menerima gelar tersebut.

Pertama, dalam dua bulan terakhir yang menurutnya menunjukkan Jokowi bertolak belakang dengan semangat reformasi.