Kopi Penyebab Keracunan Warga Sumedang Berasal dari Jawa Tengah

Korban keracunan kopi yang masih dirawat di RSUD Sumedang
Korban keracunan kopi yang masih dirawat di RSUD Sumedang

POJOKSATU.id, SUMEDANG – Sepuluh warga Kabupaten Sumedang mengalami keracunan pasca minum kopi di salah satu depot jamu di Kota Tahu tersebut.


Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo mengatakan, dari hasil penyelidikan diketahui kopi tersebut berasal dari luar wilayah Kabupaten Sumedang.

“Hasil penyelidikan bahwa kopi yang diduga dikonsumsi warga, berasal dari Jawa Tengah,” papar Kapolres Sumedang, AKBP Hartoyo, Rabu (18/9) saat dikonfirmasi.

Kapolres menambahkan, bahwa kopi ini dijual bebas di depot-depot jamu.


“Di depot jamu dapat dengan mudah dijumpai kopi ini, dengan harga bervariatif per bungkusnya dari mulai Rp10-20 ribu,” jelasnya.

Selain itu, didapati juga bahwa kopi perkasa ini diperjualbelikan di toko online.

“Dijual online juga, dengan harga Rp90-95 ribu per box-nya yang berisi 10 bungkus,” terangnya.

Korban yang mengalami keracunan, membeli dengan harga Rp20.000 per sachet.

Selain Kopi Cleng, lanjutnya, ada kopi merk lain yaitu Kopi Jantan yang diduga menyebabkan keracunan warga Sumedang.

Pihaknya sudah meminta keterangan terhadap penjual kopi perkasa.

“Saat ini kami tengah melakukan pengujian oleh BPOM dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang terkait kopi tersebut,” pungkasnya.

(rif/pojoksatu)