Sepeken Penindakan Ganjil- Genap, Jumlah Pelanggar Semakin Tinggi, Bukti Susahnya Masyarakat Beralih ke Angkutan Umum

Sistem ganjil genap
Ilustrasi sistem ganjil genap

POJOKSATU.id, JAKARTA- Sepekan diberlakukannya penindakan ganjil genap hampir 8.014 kendaraan roda empat terjaring karena melanggar aturan lalu lintas.

Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M Nasir mengatakan, penindakan terbanyak di hari ketiga yakni hampir 2026 pengendara ditindak.

Jika dibandingkan hari Tercatat hanya ada 1119 pengendara yang melangggar. Ini menunjukkan adanya penurunan.

“Selama seminggu ada 8014 pelanggar yang ditindak. Di hari kelima ada penurunan,” kata Nasir saat dikonfirmasi, Senin (15/9).


Nasir pun berharap, ke depannya jumlah pelanggar menurun. Bahkan nasir menghimbau, penggunan mobil pribadi agar secepatnya beralih ke angkutan umum. Mengingat tujuan diberlalukannya ganjil genap yakni untuk mengubah kebiasaan warga Jakarta ke angkutan umum.

“Tujuannya aga beraluh ke angkutan umum. Maka diharap semua bisa mematuhi kebijakan yang sudah diterapkan ini,” ungkapnya.

Diketahui, perluasan gage mulai diberlakukan, Senin, 9 September 2019 pada pukul 06.00 WIB-10.00 WIB dan 16.00 WIB-21.00 WIB.

Sebanyak 1.061 personel lantas Polda dan satuan wilayah dikerahkan ke jalanan untuk melakukan penegakan hukum. Para pelanggar akan disanksi berdasarkan ketentuan yang ada di dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Berikut perluasan gage di 25 ruas Jakarta ;

1. Jalan Pintu Besar Selatan

2. Jalan Gajah Mada

3. Jalan Hayam Wuruk

4. Jalan Majapahit

5. Jalan Medan Merdeka Barat

6. Jalan M. H. Thamrin

7. Jalan Jenderal Sudirman

8. Jalan Sisingamangaraja

9. Jalan Panglima Polim

10. Jalan Fatmawati (mulai dari simpang Jalan Ketimun 1-simpang Jalan TB Simatupang)

11. Jalan Suryopranoto

12. Jalan Balikpapan

13. Jalan Kyai Caringin

14. Jalan Tomang Raya

15. Jalan S. Parman (mulai dari simpang Jalan Tomang Raya-simpang Jalan KS. Tubun)

16. Jalan Gatot Subroto

17. Jalan M.T Haryono

18. Jalan H.R Rasuna Said

19. Jalan D.I Panjitan

20. Jalan Jenderal A. Yani (mulai dari simpang Jalan Perintis Kemerdekaan-simpang Jalan Bekasi Timur Raya)

21. Jalan Pramuka

22. Jalan Selemba Raya Sisi Barat, Jalan Salemba Raya Sisi Timur (mulai dari simpang Jalan Diponegoro-simpang Jalan Pramuka)

23. Jalan Kramat Raya

24. Jalan Stasiun Senen

25. Jalan Gunung Sahari

(fir/pojoksatu)