Ketika Jokowi Tiba-tiba Tak Bisa Bicara Soal Revisi UU KPK Cuma Gara-gara Ini

Presiden Jokowi kembali membuat peryataan resmi terkait kerusuhan di Abepura dan Jayapura, Papua, Kamis (29/8/2019) malam
Presiden Jokowi kembali membuat peryataan resmi terkait kerusuhan di Abepura dan Jayapura, Papua, Kamis (29/8/2019) malam

POJOKSATU.id, JAKARTA – Presiden Jokowi angkat bicara terkait rencana Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang akan merevisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi.


Jokowi berharap revisi tersebut bentuk DPR memperkuat KPK, bukan malah memperlemah.

“Yang jelas saya kira kita harapkan DPR mempunyai semangat yang sama untuk memperkuat KPK,” kata Jokowi di Solo, Jumat (6/9).

Jokowi enggan berkomentar banyak terkait rencana revisi itu, Eks Wali Kota Solo ini mengaku belum melihat rancangan revisi UU KPK tersebut, sehingga belum dapat berkomentar banyak.


“Saya melihat dulu yang direvisi apa. Saya belum lihat, kalau sudah ke Jakarta, yang direvisi apa, materinya apa, saya harus tahu dulu, baru saya bisa berbicara,” katanya.

Yang pasti, kata Jokowi, menurut dia Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama ini sudah bekerja sangat baik dalam rangka pemberantasan korupsi.

Rapat paripurna DPR pada Kamis (5/9) menyetujui usulan revisi UU 30/2002 tentang KPK sebagai usulan badan legislatif (baleg) DPR.

(sta/rmol/pojoksatu)