Dua Orang Pengibar Bintang Kejora di Istana Dilepaskan, Ini Alasan Polda Metro Jaya

Bintang Kejora di depan Istana Kepresidenan. Foto net
Bintang Kejora di depan Istana Kepresidenan. Foto net

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menyatakan, dua pengibar bendera Bintang Kejora di depan Istana Negara dipulangkan.

Kedua orang yang dilepaskan itu adalah Naliana Wasiangge dan Norince Kogoya.

“Dari delapan orang yang ditangkap, dua orang dipulangkan. Jadi, enam orang yang ditahan,” ungkap Argo saat dihubungi, Selasa (3/9/2019).

BACA: 4 WN Australia Ikut Demo Tuntut Referendum Papua, Komisi I: Ini Serius, Ini Soal Kedaulatan NKRI!


Argo menyatakan, ada alasan kuat melepaskan Naliana Wasiangge dan Norince Kogoya.

Pasalnya, dari hasil penyelidikan, pihaknya tidak menemukan bukti bahwa keduanya itku terlibat dalam pengibaran bendera Bintang Kejora itu.

Karena itu, polisi tidak bisa menjeratkan pasal kepada keduanya.

“Dipulangkan karena tidak terbukti,” tegasnya.

BACA: Kadernya Bawa Ribuan Bendera Bintang Kejora, Sekjen Perindo: Sangat Mengejutkan Kita

Dengan demikian, masih ada enam orang yang ditahan terkait kasus tersebut.

Yakni Dano Tabuni, Charles Cossay, Ambrosius Mulait, Isay Wenda dan Wenebita Wasiangge.

Terakhir adalah Ketua Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP) Surya Anta Ginting.