Datangi Markas Banser, Yorrys Raweyai Ceritakan Kronologis Tuntutan Bubarkan Banser

Yorrys Raweyai menggelar konferensi pers di Markas Banser klarifikasi tuntutan pembubaran Banser, Selasa (27/8/2019) malam. Foto JawaPos.com
Yorrys Raweyai menggelar konferensi pers di Markas Banser klarifikasi tuntutan pembubaran Banser, Selasa (27/8/2019) malam. Foto JawaPos.com

POJOKSATU.id, JAKARTA – Setelah ramai dipergunjingkan, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) terpilih asal Papua, Yorrys Raweyai mendatangi Markas Barisan Serbaguna Ansor atau Banser.


Kedatangan Yorrys itu untuk menegaskan bahwa tuntutan pembubaran Banser di Papua bukan atas inisiasinya.

Ia menjelaskan, hal itu berawal saat dia menyambangi Papua bersama Menkopolhukam Wiranto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

BACA: Ibukota Pindah, Jokowi Sudah Bikin Bom Waktu, Bisa Meledak Pasca Pilpres 2024


Demikian disampaikan Yorrys Raweyai dalam konferensi pers di Markas GP Ansor, Jakarta Pusat, Selasa (28/8/2019) malam.

“Kami ke sana 22 Mei 2019 bersama-sama, ke Sorong dan Manokwari. Kami bertemu dengan tokoh masyarakat, ormas pemuda setempat dan sampaikan kepada kami dinamika yang terjadi,” jelasnya.

Menurut pengakuannya, ada dokumen tertutup dari walikota setempat ke Menkopolhukam Wiranto tentang aspirasi yang bergejolak pada tanggal 21 Agustus 2019.

BACA: Ibukota Pindah, Prabowo ‘Yess’ Bikin Parpol Mingkem, Gak Berani Ngelawan Jokowi

Namun Yorrys menegaskan, sama sekali tidak tahu menahu soal isi dokumen tersebut.

Sekembalinya dari Papua, Yorrys dikonfirmasi awak media pada 24 Agustus 2019 usai diskusi publik di bilangan Cikini, Jakarta Pusat.