Habis Usir Gubernur, Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya Pasang Spanduk Referendum

Spanduk bertuliskan 'Referendum' dipasang di depan asrama mahasiswa Papua di Surabaya. Foto CNNIndonesia
Spanduk bertuliskan 'Referendum' dipasang di depan asrama mahasiswa Papua di Surabaya. Foto CNNIndonesia

POJOKSTU.id, JAKARTA – Usai menolak dan mengusir Gubernur Papua Lukas Enembe, pegnghuni asrama mahasiswa Papua di Surabaya memasang dua spanduk besar pada pagar dan pintu gerbang.

Dua spanduk tersebut masing-maisng bertuliskan ‘Lepas Garuda’ dan Referendum is Solution’.

Terkait dua spanduk tersebut, Lukas Enembe enggan berkomentar. Menurutnya, referendum atau tidak merupakan urusan negara.

BACA: Giliran PA 212 ‘Tonjok’ Balik Tjahjo: Mendagri harus Les Privat ke Habib Rizieq soal Pancasila


Dirinya pun menyatakan tak akan ikut campur dalam urusan tesebut.

“Negara yang memutuskan seperti itu. Referendum bukan saya, itu urusan negara,” kata Lukas dikutip PojokSatu.id dari CNNIndonesia, Selasa (27/8/2019) malam.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa Papua merupakan bagian dari Indonesia dan tetap akan berbegang teguh pada NKRI.

“Papua tetap bagian Indonesia,” tegas Lukas.

BACA: Gubernur Papua dan Jatim Diusir Mahasiswa Papua di Surabaya: Lepas Garuda dulu Kalau ke Sini!

Lukas mengakui, referendum selama ini memang kerap disuarakan masyarakat di papua.

Ia juga telah berkonsultasi dengan Presiden Joko Widodo terkait hal tersebut.

“Itu kan yang selama ini kami terima. Kita sedang upaya. Saya sudah lapor ke Pak Jokowi,” jelasnya.