Guru Ngaji Tewas Bersimbah Darah di Kamar

Guru Ngaji tewas bersimbah darah di lantai
Guru ngaji tewas bersimbah darah di lantai

POJOKSATU.id, BALI – Seorang guru ngaji tewas bersimbah darah di kamar kosannya di Denpasar Timur, Bali.

Guru ngaji bernama Minhjul Yusri (45) itu ditemukan tak bernyawa di dalam kamar kosannya di Jalan Letda Reta Gang XIV, Banjar Yangbatu Kauh, Desa Dangri Kelod, Kecamatan Dentim, Jumat (23/8) sekitar pukul 15.30 Wita.

Dari hasil pengembangan sementara, guru ngaji asal Lombok, NTB, ini diduga meninggal karena sakit. Korban diduga terjatuh lalu mulutnya pecah karena terbentur di lantai.

Menurut informasi, Minhjul Yusri sudah bertahun-tahun tinggal di Bali dan berprofesi sebagai guru ngaji di Denpasar Timur.


Dia ngekos di kosan milik Ida Bagus Teja (70), warga Jalan Letda Reta Gang 14 No 18, Denpasar.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh keluarga korban yang ada di Bali bernama Kasful Anwar (40) dan Hizbuddin ST (43).

Menurut keterangan Kasful Anwal saat dihubungi terpisah, korban tak bisa dihubungi oleh keluarganya di Lombok, sejak beberapa hari terakhir.

Oleh keluarga, Kasful diminta mencari korban di kosannya. Kasful Anwal lantas sempat menelepon tapi nomornya tidak aktif.

Setelah itu, dia langsung mendatangi kos yang dimaksud sekitar pukul 15.30 Wita. Di kos itu, sepeda motor milik korban sedang terparkir.

Kasful Anwal lalu menghubungi temannya Hizbuddin untuk sama-sama mencari Minhjul Yusri lantaran kosannya tertutup.

“Sempat di panggil namun tidak digubris. Keduanya terpaksa mendobrak pintu kamar kos dan ternyata guru ngaji ini sudah tewas dengan kondisi keluar darah dari mulut dan terkapar di lantai kos,” Kasful Anwar.

Mengetahui hal itu, keduanya lalu menghubungi pemilik kosan dan juga pihak kepolisian. Polsek Denpasar Timur lalu menghubungi BPBD Kota Denpasar, dan Tim Identifikasi Polresta Denpasar untuk melakukan olah TKP.

“Korban tinggal di kos hanya sendiri sekitar 1 bulan, sedangkan istri dan anak anaknya berada di Lombok. Almarhum kesehariannya sebagai guru ngaji di Pemogan,” kata Kapolsek Dentim I Nyoman Karang Adiputra.

“Diduga dia sakit, lalu terjatuh dan mulutnya terbentur di lantai sehingga mengeluarkan darah. Jasadnya sejarang di RS Sanglah,” tambahnya.

(radarbali/dre/mus/jpr)