UAS Tegas Tolak Minta Maaf: Ini Ajaran Saya

Ustadz Abdul Somad (UAS) ,menyampaikan keterangan usai menemui pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait ceramahnya soal patung dan salib. Foto RMOL
Ustadz Abdul Somad (UAS) ,menyampaikan keterangan usai menemui pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait ceramahnya soal patung dan salib. Foto RMOL

“Bukan tabligh akbar di tanah lapang stadion sepak bola, bukan di waktu ramai sampai 100 ribu orang. Tapi pengajian,” tegasnya.

Dai asal Pekanbaru, Riau itu juga mengaku menjelaskan akidah umat Islam berkaitan dengan yang disampaikan pada penggalan video yang beredar di media sosial.

“Innal malaikata sesungguhnya malaikat laa tadkhulu bayta tidak masuk ke dalam rumah fiihi tamatsil kalau di dalam rumah itu ada patung,”

BACA: Serangan Balik, Ustaz Abdul Somad Dipermalukan di Medsos, Orang Ini Dipolisikan, Bakal Diproses?


“Mengapa malaikat tidak mau masuk ke dalam rumah yang ada patung, karena diantara tempat-tempat tinggal jin adalah patung,” katanya.

Ia kembali menekankan bahwa penjelasan yang disampaikannya itu untuk menjaga aqidah umat Islam.

“Saya tidak sedang kapasitas perbandingan agama atau berdebat atau berdialog tapi menjelaskan aqidah umat Islam,” tambahnya.

Dia mengakui, sangat mungkin ceramahnya itu pasti menyinggung pihak agama lain.

BACA: Persekutuan Gereja Sesalkan Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Ke Polisi: Maafkan Saja Beliau

Ia pun menegaskan bahwa apa yang ia sampaikan itu untuk mengajarkan akidah Islam kepada jemaahnya, bukan untuk umum.

UAS lalu mencontohkan bahwa orang yag menganggap Allah ada tiga dalam satu, maka dalam Islam ia dikatakan kafir.

“Otomatis orang luar tersinggung atau tidak. Apa perlu saya minta maaf? Ini ajaran saya,” katanya.

(ruh/pojoksatu)